Tips Mengajukan Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank


Tips Mengajukan Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank

Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank Tanpa Kartu Kredit. Perekonomian di Indonesia terus mengalami fluktuasi, hal ini bisa dibuktikan dengan melemahnya kurs Rupiah terhadap mata uang asing, seperti Dollar, Pounsterling, dan Euro. Keadaan ini membuat harga barang impor semakin mahal, begitu juga dengan harga kebutuhan sehari-hari. Mirisnya lagi, di tengah-tengah kondisi perekonomian yang tidak stabil seperti sekarang, pendapatan masyarakat bukannya bertambah padahal harga barang kebutuhan semakin mahal.

Satu-satunya jalan keluar demi terpenuhinya kebutuhan sehari-hari adalah melakukan pinjaman ke bank. Pihak perbankan akan memberi pinjaman asalkan peminjam memiliki barang tertentu sebagai jaminan atau mempunyai kartu kredit. Bagaimana kalau si peminjam tidak memiliki jaminan atau kartu kredit? Pinjaman pun terpaksa ditunda dulu.

Tips Mengajukan Pinjaman Tanpa Jaminan

Untungnya kini sudah ada beberapa opsi bagi masyarakat yang ingin melakukan pinjaman. Lembaga yang memfasilitasi pinjaman bukan hanya pihak perbankan saja, tapi ada juga koperasi yang tingkat suku bunganya lebih rendah daripada bank. Jika ingin mengajukan pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit, perhatikan beberapa tipsnya di bawah ini.

1. Tercatat Sebagai Warga Negara Indonesia Secara Resmi

Tips pertama melakukan pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit adalah tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) secara resmi yang dapat dibuktikan dari kartu kependudukan (KTP). Syarat ini menjadi syarat mutlak. Bagi Anda yang belum menggunakan KTP elektrik, ada kemungkinan KTP tersebut sudah mati atau expired, itu berarti Anda harus mengurus ulang keaktifan KTP tersebut supaya diperbolehkan meminjam uang.

2. Memiliki Jumlah Penghasilan yang Tetap Setiap Bulan

Pihak non bank atau koperasi kemungkinan besar mengabulkan pengajuan pinjaman jika Anda memiliki pekerjaan tetap dengan jumlah penghasilan yang tetap pula setiap bulannya. Hal ini bisa dikategorikan sebagai bentuk jaminan tidak langsung kalau Anda sanggup mencicil jumlah pinjaman setiap bulan tanpa kredit macet. Sehingga hutang tersebut bisa lunas tepat waktu sesuai dengan yang tertulis pada perjanjian.

3. Dianggap Sanggup Membayar Jumlah Pinjaman

Jumlah uang yang dipinjam harus sesuai dengan jumlah penghasilan yang didapat setiap bulan. Apabila jumlah pinjaman lebih besar dibandingkan pendapatan, pengajuan kredit atau pinjaman pun otomatis ditolak. Sebab risiko terjadinya kredit macet sangat besar sehingga pihak non bank dan koperasi tidak mau mengambil risiko yang nantinya dapat merugikan pihak non bank maupun koperasi itu sendiri. Oleh karena itu, ajukan pinjaman sesuai dengan kemampuan ekonomi apalagi kalau Anda meminjam tanpa disertai jaminan atau kartu kredit.

4. Memenuhi Batasan Usia Minimun untuk Meminjam Uang

Lembaga keuangan non bank memiliki batas usia minumum untuk melakukan pinjaman uang. Di Indonesia sendiri, batas usia minimumnya adalah 18 – 21 tahun. Sebab pada usia ini seseorang sudah dianggap matang dan mengetahui risiko apa yang akan ditanggungnya jika uang pinjaman tidak segera dilunasi.

5. Meminjam Sesuai dengan Batas Maksimum yang Diperbolehkan

Tenggang waktu saat melakukan pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit biasanya sangat singkat, biasanya 1 – 2 tahun saja. Selain itu, jumlah pinjaman maksimum yang diberikan pun terbatas yaitu Rp 50 juta. Apabila suatu hari si peminjam tidak sanggup membayar cicilan alias menunggak, mau tidak mau peminjam akan dikenakan sanksi berupa denda keterlambatan yang persenannya sudah ditentukan sendiri oleh lembaga non bank yang bersangkutan.

Mengajukan pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit sebenarnya bagus dijadikan alternatif ketika seseorang membutuhkan uang tapi tidak memiliki barang apapun untuk dijadikan jaminan. Kalau Anda tertarik meminjam ke lembaga non bank, jadikan tips di atas sebagai pedoman ya!

0 comments