Tips Cari Pinjaman dengan Jaminan SK Karyawan Tetap

Tips Cari Pinjaman dengan Jaminan SK Karyawan Tetap


pinjaman dengan jaminan sk karyawan : pinjaman

Untuk meminjam uang dengan jumlah yang sangat besar, kita dapat mengajukan kredit multiguna atau kredit dengan agunan ke bank atau lembaga keuangan lainnya.

Banyak orang khawatir tentang jaminan yang harus diberikan pada lembaga keuangan ketika mengajukan kredit. Ada berbagai bentuk jaminan kredit yang biasanya diajukan seperti sertifikat tanah atau properti, BPKB kendaraan, dan lainnya.

Namun tidak semua orang memiliki jaminan aset tapi tetap membutuhkan pinjaman. Lalu apa yang bisa dilakukan? Ternyata Anda tetap bisa mengajukan kredit dengan jaminan berupa Surat Keputusan (SK) Karyawan Tetap.


Keuntungan dari Kredit Multi Guna

"Syarat Mudah, Limit Pinjaman Tinggi, Langsung Cair, Fleksibel"



Masih bingung dengan cara mengajukan KMG? Simak tips di bawah ini.

1. Pastikan Anda tidak sedang memiliki hutang di bank lain

Jangan sampai Anda terbelit hutang karena terlalu banyak mengajukan pinjaman. Hitunglah rasio hutang Anda jika Anda memang ingin meminjam kembali. Rasio hutang yang sehat adalah maksimal 30% dari total penghasilan. 

Jika jumlah pinjaman Anda jika ditambahkan sudah melebihi 30%, maka jangan meminjam hingga pinjaman Anda sebelumnya lunas.


2. Perhitungkan seluruh biaya yang akan dikeluarkan ketika mengajukan pinjaman

Ada berbagai biaya yang harus dibayar dalam proses pengajuan kredit multiguna. Berikut adalah rinciannya.

 Biaya Provisi
Biaya provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena pinjaman sang pemohon telah disetujui.

 Biaya di muka
Biaya di muka adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan dan jumlahnya tergantung tempat Anda mengajukan pinjaman.

 Biaya Bunga
Perhitungan bunga besarannya berbeda-beda tergantung tempat Anda meminjam

 Biaya Penalti
Biaya penalti adalah biaya yang dikenakan jika pelunasan dipercepat.

 Biaya Materai
Ada beberapa bank meminta pihak pemohon pengajuan kredit untuk membayar materai namun ada juga bank yang sudah membayarkan biaya materai.

 Biaya Asuransi
Biaya ini diperlukan  karena bank atau lembaga keuangan lain tidak mau mengambil risiko biaya yang menerima kredit meninggal dunia.

3. Perhitungkan Bunga di tempat Anda mengajukan pinjaman


pinjaman dengan jaminan sk karyawan : bunga

Dalam Kredit Multiguna, ada yang disebut dengan Bunga Tetap (Fixed Rate) dan Bunga Mengambang (Floating Rate).

Fixed rate merupakan penentuan tingkat bunga yang besarnya tetap untuk masa waktu tertentu. Misalkan, fixed rate 5% untuk waktu dua tahun. Sedangkan floating rate merupakan penentuan tingkat bunga kredit multiguna yang mengacu ke bunga pasar sehingga bunga yang didapat seorang pemohon pengajuan kredit dapat fluktuatif atau naik turun. Jika kondisi pasar sedang bagus (dilihat dari tingkat bunga Bank Indonesia), bunga yang dikenakan akan menjadi rendha di bawah 10%. Sedangkan apabila kondisi pasar sedang buruk, maka bunga pinjaman bisa naik ke angka melebihi 15%.

Banyak bank yang mengombinasikan fixed rate dengan floating rate dalam layanan kredit multiguna yang mereka sediakan.

Bagaimana cara menghitung bunga dalam pengajuam Kredit Multiguna?

Dalam Kredit Multiguna dikenal 3 jenis penghitungan bunga untuk produk pinjaman, sebagai berikut :
 Suku Bunga Flat
Suku bunga flat berarti tiap bulan jumlah ansurannya sama, bunganya sama.

 Suku Bunga Efektif
Keuntungan dari perhitungan suku bunga efektif ini adalah bunga yang dibayar akan semakin mengecil sehingga angsuran per bulan akan semakin menurun.

 Suku Bunga Anuitas
Kredit bunga anuitas ini adalah modifikasi dari perhitungan suku bunga efektif. Angsuran tiap bulannya sama, namun komposisi bunga dan pokok angsuran akan berubah tiap periodenya. Nilai bunga per bulan akan tetap mengecil namun angsuran pokok per bulan akan membesar.

4. Pastikan Anda bekerja pada perusahaan yang termasuk dalam cakupan SK yang dapat digunakan

Cakupan jenis SK yang bisa digunakan sebagai agunan tidak hanya PNS, tapi bisa juga untuk karyawan BUMN/BUMD, TNI, Polri, dan karyawan perusahaan swasta nasional.

5. Lakukan pinjaman pada bank atau lembaga keuangan yang menyediakan pinjaman dengan jaminan SK Karyawan Tetap.

Intinya, lakukan pinjaman pada pihak terpercaya supaya Anda tidak ditipu.
Jika Anda ingin lebih pasti, lakukanlah pengajuan kredit ke Bank.

Daftar Bank dengan Produk KMG SK Karyawan Tetap

 BRI
Layanan BRI bernama Kredit Multi Guna KKB Refinancing memperbolehkan Anda untuk mengajukan pinjaman dari jumlah Rp 100 juta hingga Rp 5 milyar dengan tenor sampai dengan 4 tahun.

 BTN
Layanan BTN Kredit Ringan Batara Non Payroll memperbolehkan Anda untuk mengajukan pinjaman dengan nominal sampai 150 juta dan tenor sampai dengan 5 tahun.
Untuk layanan PUMP-KB Jamsostek yang adalah fasilitas pinjaman uang muka perumahan untuk peserta jamsostek, pinjaman maksimal Rp 50 juta dengan tenor hingga 15 tahun.
BTN juga menyediakan BTN Kredit Ringan Pensiun dengan pinjaman maksimal Rp 100 juta dan tenor sampai dengan 5 tahun.

 Bank DKI
Bank DKI memberikan layanan Kredit Multiguna untuk pegawai Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta, dan pegawai swasta. Pinjaman yang ditawarkan maksimal Rp 300 juta dengan tenor hingga 5 tahun.

 Bank Mestika
Layanan Kredit Multiguna dari Bank Mestika dapat dipinjam dengan nominal hingga Rp 5 miliar dengan tenor maksimal 15 tahun.

 Bank Index
Bank Index menyediakan layanan Kredit Multiguna dengan pinjaman maksimal Rp 3 miliar dengan tenor hingga 10 tahun.

 Bank Mutiara
Bank Mutiara menyediakan layanan bernama KKS-STA yang dikhususkan untuk nasabah yang telah memasuki masa pensiun. Namun hanya diperuntukan untuk pensiunan PNS, pegawai BUMN atau BUMD dan anggota TNI atau Polri. Pinjaman maksimal Rp 200 juta dengan tenor hingga 5 tahun.


6. Siapkanlah Persyaratan Pengajuan Kredit dengan Lengkap

pinjaman dengan jaminan sk karyawan : dokumen



Pada umumnya, ini adalah persyaratannya :


· Warga Negara Indonesia

· Surat Keterangan Kewarganegaraan Indonesia bagi WNI Keturunan

· Usia minimal 21 tahun dan pada saat kredit lunas usia pemohon tidak melebihi 65 tahun

· Untuk peminjaman di bank, harus meruakan anggota nasabah dari bank tersebut

· Mamiliki pekerjaan tetap sebagai karyawan atau wiraswasta yang telah menjalankan usahanya dengan masa kerja minimal 1 tahun

· Memiliki NPWP Pribadi untuk jumlah pengajuan kredit lebih dari Rp 100 juta atau SPT Pasal 21 Form A1 untuk pemohon dengan nilai kredit dari Rp 50 juta hingga Rp 100 juta

· Menyerahkan dokumen penguat persyaratan seperti Sertifikat Hak Milik atau Hak Guna Bangunan, jika ingin menjamin rumah dapat menggunakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan jika menjaminkan kendaraan dapat menggunakan BPK Kendaraan. Seluruh persyaratan ini dapat diganti dengan SK Karyawan Tetap.

Itulah tips yang dapat Anda terapkan ketika ingin mengajukan pinjaman seperti kredit multiguna dengan menggunakan Surat Keputusan (SK) Karyawan Tetap sebagai dokumen penguatnya.



0 comments