Pengalaman Cara Melunasi Hutang 10 Miliar dengan Cepat dalam Sebulan - Tanpahutang.com

Pengalaman Cara Melunasi Hutang 10 Miliar dengan Cepat dalam Sebulan

Pengalaman Cara Melunasi Hutang 10 Miliar dengan Cepat dalam Sebulan

pengalaman cara melunasi hutang 10 miliar  dengan cepat dalam sebulan

Bagi Anda yang sedang mencari cara melunasi hutang dengan cepat, berikut akan saya paparkan cara melunasi hutang 10 miliar dalam waktu sebulan.

Ini merupakan kisah nyata yang pernah saya alami. Berawal dari ketertarikan saya pada sektor properti, khususnya di jual beli rumah dan kavling.

Waktu itu saya membeli rumah saudara saya dengan DP 10 juta. Kesepakatan harganya yaitu 1 Miliar. Pelunasannya pun harus dalam jangka waktu tiga bulan dan rumah boleh dijual kembali.

Keberuntungan berpihak pada saya, dua bulan kemudian rumah terjual dengan harga 1,2 miliar. Keuntungan bersih yang saya dapat sekitar 120 jutaan setelah dikurangi biaya pajak dan biaya lainnya.

Dari situ saya semakin tertarik dengan dunia properti dan bermaksud untuk terjun lebih dalam.

Saya memulainya dengan mengajukan hutang ke bank sekitar 8 miliar. Dan dibantu oleh pihak pendana juga yang mana bunganya waktu itu sekitar 5 persen setiap bulannya, jadi bisa dibilang rentenir.

" Hutang yang tidak terkontrol dan pengembangan yang terlalu agresif tanpa perencanaan tepat membawa petaka "

Saat itu pengelolaan sedang tidak bagus. Pembeli juga gagal dalam KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Padahal bunga di bank dan rentenir terus berjalan.

Akhirnya gagal bayar !

Setelah saya hitung kembali, waktu itu hutang saya mencapai 10 miliaran.

Saya frustasi, kecewa, dan sangat down. Jaminan yang dipakai waktu itu adalah rumah saya sendiri.

Saya mencoba banyak hal, tapi semua tetap terasa sulit.

Benarlah kata orang bahwa, saat sedang senang dan ada uang, banyak orang berdatangan. Namun saat terpuruk dan kesusahan, mereka pada menghilang.

Saya pun berpikiran bahwa...

"Kegagalan Bukan Akhir Tapi Pembelajaran Agar Kita Lebih Maju dan Tidak Terjebak di Lubang Yang Sama"


Mengalami kegagalan itu sudah menjadi hal yang biasa. Semua orang pernah mengalaminya, baik dalam hal kecil maupun yang besar sekalipun.

Yang tidak biasa adalah saat bangkit dari kegagalan.

Orang yang akan berhasil dan sukses adalah orang yang tidak berlama-lama meratapi kegagalan dan mau bangkit dari kegagalan.

Bangkit dari kegagalan juga merupakan bentuk syukur pada Tuhan karena telah membuat kita lebih kuat.

Dengan merasakan kegagalan, tentu kita akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih siap menerima hal yang lebih besar.

Setelah merasa bahwa saya harus bangkit dari kegagalan, saya akhirnya mencoba mencari solusi melunasi hutang. Yang pertama kali saya lakukan waktu itu adalah menenangkan diri.

1. Menenangkan diri dan mencoba berpikir secara jernih

solusi melunasi hutang : menenangkan diri


Menurut saya menenangkan diri dan mencoba berpikir secara jernih merupakan hal pertama yang harus dilakukan saat sedang ada masalah. Begitu pula dengan masalah bingung cari uang buat bayar hutang.

Karena jika berpikir dengan diiringi rasa emosi, frustasi, dan kecewa maka masalah tak akan terselesaikan.

Luangkan waktu Anda satu hingga tiga hari untuk menenangkan diri agar dapat berpikir secara jernih.

Saya sarankan untuk mencari tempat yang jauh dan sepi. Kalau bisa tempat yang dekat dengan alam agar pikiran kita bisa fresh dan tubuh kita juga lebih rileks.

Saat pikiran dan tubuh serasa menyatu dengan alam, saya yakin saat itu pula Anda menjadi lebih tenang dan melankolis.

Menjadi ingat apa kesalahan yang diperbuat, menjadi ingat tujuan utama yang ingin dilakukan, dan menjadi ingin lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Jika sudah merasa demikian, cara melunasi hutang selanjutnya adalah dengan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta.

Baca: Cara Melunasi Hutang Ala Ustadz Yusuf mansyur

2. Mendekatkan diri dengan Tuhan

doa pelunas hutang


Tuhan selalu ada untuk kita. Di saat kita susah maupun senang.

Dialah yang memberi kehidupan dan memberi rizki bagi kita. Maka datangilah Tuhan dengan beribadah dan berdoa kepada-Nya.

Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

Cobaan yang diberikan pada kita itu semata-mata agar kita menjadi lebih kuat dalam menjalani kehidupan.

Cobaan itu juga merupakan ungkapan cinta Tuhan pada kita.

Namun apakah selama ini kita sudah mencintai Tuhan, Sang Pencipta kita sebagaimana mestinya?

Jika belum, mungkin cobaan yang sedang kita hadapi merupakan salah satu teguran agar kita lebih mencintai Tuhan.

Agar kita mau mendekatkan diri padaNya dan mau mengadu padaNya.

Namun jangan menyalahkan Tuhan akan semua masalah yang terjadi, karena Tuhan hanya ingin kita menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik.

Hidup itu untuk menyelesaikan masalah. Saat masalah satu selesai, maka akan muncul masalah lain. Begitu seterusnya hinga akhir hayat.

Jadi lebih mendekatlah pada Sang Pencipta yang lebih mengerti semuanya.

Selalu berdoa lah, minta perlindungan, dan minta jalan keluar atas semua masalah yang sedang dihadapi. Karena di tangan Tuhan, hal yang tak mungkin menjadi mungkin.

Begitu pula yang saya lakukan saat itu. Saya terus berdoa, memohon ampunan atas semua kesalahan dan memohon jalan keluar atas hutang yang saya miliki.

Dan saat saya sudah mendekat dengan Tuhan, saya semakin bisa berpikir dengan jernih. Saya pun mencoba untuk melakukan evaluasi diri lebih dalam agar bisa mengetahui kesalahan-kesalahan apa saja yang pernah saya lakukan.

Baca: Praktikan Doa Pelunas Hutang Ini

3. Evaluasi diri

Saya melakukan evaluasi diri lebih dalam. Mencari dan mencari faktor penyebab saya jatuh. 

Saya melakukan analisa atas semua permasalahan yang sedang menimpa. Mengapa masalah ini bisa terjadi pada saya, apa penyebabnya, bagaimana saya bisa menyelesaikannya, dan pertanyaan lainnya yang saya tujukan pada diri saya sendiri.

" Tindakan Kita 1-10 Tahun Yang Lalu adalah Penyebab Kegagalan Atau Keberhasilan Kita Saat ini " 

Jadi kita sebaiknya jangan melihat penyebab suatu masalah dari orang lain saja. Kita harus mau mengoreksi diri kita juga. Karena mungkin masalah itu penyebab utamanya adalah diri kita sendiri.

Setelah mendapat jawaban atas pertanyaan yang saya ajukan, saya pun mengetahui apa penyebab saya mendapatkan masalah seperti ini.

Saya pun berusaha untuk memperbaiki diri.

Saya juga harus bisa mengikhlaskan semua yang telah terjadi sebagai langkah bangkit saya dari kegagalan.

4.  Mengikhlaskan semua yang telah terjadi

Semua yang telah terjadi sudah menjadi takdir kita. Jadi kita harus mengikhlaskannya.

Jika belum mampu mengikhlaskan, kita tak akan bisa bangkit karena terus terbayang-bayang dengan kejadian tersebut.

Maka cobalah untuk mengikhlaskan semua...

Anggap itu sebagai teguran dan takdir yang harus dijalani...

Anggap hal itu sebagai cara agar kita siap menghadapi tantangan lain yang lebih besar dan lebih menyulitkan...

" Harta dan Materi di Dunia ini adalah titipan dari Tuhan Yang Maha Esa, Semua adalah Titipan "

Ambil sisi positifnya...

Dengan begitu, kita bisa bangkit dari kegagalan.

Kita bisa melakukan langkah selanjutnya dengan mantap tanpa bayang-bayang kegagalan.

Coba amati sekitar kita, banyak sekali orang yang tidak bisa mengikhlaskan masa lalu dan kegagalannya.

Sebagian dari mereka ada yang terpuruk, tidak bisa bangkit. Ada pula yang depresi, hingga masuk rumah sakit. Hingga yang terparah adalah sampai bunuh diri karena tak tahan dengan semua yang dia derita.

Ia berpikir bahwa ia yang paling menderita di dunia ini. Padahal tidak, banyak yang mungkin lebih menderita.

Jangan sampai kita seperti itu, karena hal tersebut menunjukkan lemahnya mental, rendahnya iman, dan kurangnya rasa syukur.

Saya waktu itu juga berusaha mengikhlaskan semua yang terjadi hingga akhirnya saya bisa sepenuhnya bangkit dan mencari apa saja solusi terlilit hutang.

Dan solusi hutang yang saya dapat selanjutnya adalah menggunakan tabungan dan merelakan aset yang saya miliki.

Baca: Ini Solusi Jika Rumah Akan Disita Bank

5. Merelakan aset yang kita miliki

Untuk melunasi hutang, saya tentunya menggunakan uang yang selama ini saya tabung.

Saya hanya menyisakan sedikit untuk keperluan hidup dan modal bisnis selanjutnya.

Namun tidak hanya menggunakan uang tabungan, saya juga merelakan aset yang saya miliki.

Saya dulu berpikiran bahwa lebih baik nol daripada minus. Maka dari itu saya menjual aset yang bisa saya jual.

Saya mencoba merelakan semua aset yang saya dapatkan dengan banyak perjuangan.

Saya hanya menyisakan aset-aset yang sangat penting dan diperlukan untuk keberlangsungan hidup.

Memang awalnya antara rela dan tidak rela saat aset yang selama ini saya dapatkan dengan penuh perjuangan harus saya jual.

Namun saya terus memantapkan hati bahwa ini yang terbaik, daripada minus lebih baik nol.

Saya terus meyakinkan hati bahwa nanti saya pasti bisa mendapatkannya lagi atau malah bisa mendapat ganti yang lebih baik.

Dengan segala keterbatasan yang saya miliki saat itu, saya dan keluarga pun harus mencoba untuk hidup lebih sederhana.

6. Hidup sederhana

Setelah semua aset berharga saya jual, saya dan keluarga hidup sederhana. Kita saling memahami apa yang sedang terjadi dan menghadapi semua masalah yang menimpa dengan sabar.

Dengan hidup lebih sederhana, saya menjadi lebih menghargai setiap momen yang ada. Saya menjadi lebih peduli dan pengertian pada sesama.

Keluarga saya juga menjadi tahan banting dan lebih kuat dari sebelumnya.

Untuk itu, bagi kalian yang sedang dalam masa-masa terpuruk, yang sedang dalam proses melunasi hutang bank, hiduplah dengan sederhana.

Kendalikan keinginan untuk melakukan hal yang tidak begitu penting dan mengeluarkan banyak biaya.

Saya waktu itu juga sebisa mungkin mengendalikan keinginan saya yang aneh-aneh.

Saya juga  memikirkan langkah selanjutnya apa yang akan saya lakukan agar bisa melunasi hutang. Dan cara melunasi hutang bank dengan cepat yang saya temukan setelah browsing di internet adalah dengan mulai bersedekah.

7.  Mulai Bersedekah

Menurut ustadz Yusuf Mansur, salah satu cara melunasi hutang adalah dengan bersedekah.

Solusi bayar hutang Yusuf Mansur ini sudah banyak diterapkan dan hasilnya sungguh diluar dugaan.

Sedekah sangat dianjurkan bagi yang mampu. Sedekah membawa banyak manfaat, salah satunya yaitu akan dilancarkannya rezeki. Apa yang kita sedekahkan akan diganti berlipat-lipat oleh Allah.

Banyaknya anjuran dan keutamaan tentang sedekah tersebut seharusnya membuat kita rajin bersedekah.

Jadi yang belum terbiasa bersedekah, segeralah memulainya dan jangan lupa dirutinkan.

Namun janganlah bersedekah dengan niat karena kita banyak hutang dan mengharap ganti yang berlipat-lipat. Jadikan hal tersebut (agar hutang lunas dan mendapat ganti berlipat-lipat) sebagai motivasi saja.

Niatkanlah sedekah karena Allah dan membantu sesama manusia.

Karena jika niat kita salah, bisa-bisa kita nanti menyalahkan sedekah kita. Jangan sampai kita menjadi berpikiran “Saya sudah sedekah tapi mengapa tidak ada hasilnya” atau “Saya sudah sedekah, tapi tetap miskin saja”.

Sedekah bukan alat untuk kita melunasi hutang atau melipatgandakan kekayaan, tapi sedekah merupakan ungkapan rasa syukur kita akan rezeki dari Allah dan keyakinan kita bahwa Allah telah mengatur rezeki untuk setiap makhluknya.

Dengan begitu, kita memiliki keyakinan bahwa Allah pasti akan memberi jalan keluar akan hutang yang kita alami.

Kita pasrahkan masalah hutang kita pada Allah, yang penting kita berusaha sebaik mungkin dalam melunasi hutang tersebut.

Bagi Anda yang terlilit hutang bank dan bingung bagaimana memulai bersedekah,
cara melunasi hutang Yusuf Mansur berikut ini mungkin bisa membantu.

Menurut Ustadz Yusuf Mansur, bersedekahlah minimal 10 persen dari jumlah hutang kita.

Misal kita memiliki hutang 10 juta, maka harus bersedekah minimal satu juta rupiah.

Bukankah sedang tidak ada uang, mengapa harus bersedekah sebanyak itu?

Sebenarnya itulah tantangan dalam bersedekah. Ikhlas tidaknya kita dalam menyisihkan harta kita untuk orang lain yang sedang kesusahan.

Lha terus darimana dapatnya uang sebanyak itu?

Uang bisa didapat dari hasil usaha atau bisnis yang selama ini dijalani. Atau semisal sudah tidak punya usaha, maka bisa dengan menjual barang yang masih dipunyai.

Jika memang uang yang didapat dari penjualan tak bisa mencukupi 10 persen dari hutang, maka sedekah sebisanya saja, sepunyanya.

Setelah itu, kita sedekahkan pada orang yang lebih susah dan lebih membutuhkan daripada kita. Kita bayarkan hutang mereka.

Jika tidak juga menemukan, maka sedekahkanlah pada anak yatim. Bayarkanlah kebutuhan mendesak mereka.

Itu tadi melunasi hutang dengan sedekah ala Ustadz Yusuf Mansur.

Kalau saya waktu itu, hanya memulai bersedekah, untuk nominalnya tidak seperti saran Ustadz Yusuf Mansur. Namun saya berusaha untuk membuat sedekah sebagai rutinitas.

Cara melunasi hutang yang saya lakukan selanjutnya adalah negosiasi dengan pemberi hutang.

8. Negosiasi dengan pemberi hutang

Waktu itu saya tidak lari dari masalah dan tidak menghindari pemberi pinjaman.

Saya malah melakukan hal yang sebaliknya, yaitu berbicara baik-baik dengan pemberi pinjaman.

Saya mengatakan alasan yang sebenarnya bahwa saya sedang jatuh, sedang tidak ada dana. Dan saat ini sedang berusaha keras untuk mengumpulkan dana.

Saya juga berjanji untuk mulai mencicil hutang dan meminta keluwesan pada bank dan rentenir untuk jangan menambah bunga.

Anda bisa mengikuti cara tersebut. Karena melarikan diri bukanlah solusi yang tepat.

Anda harus jujur dan membicarakan baik-baik pada mereka. Mereka pasti bisa memberikan sedikit keringanan pada Anda.

Jika menghindar, mereka malah akan berprasangka buruk pada Anda.

9. Berkomitmen untuk menghindari riba

Saya pun berkomitmen untuk menghindari riba. Karena riba sangat lah merugikan.

Berikut beberapa dampak riba.

·           Menghapus keberkahan


Riba dapat menghapus keberkahan, maksudnya adalah semua usaha, bisnis, atau hal yang dilakukan dengan uang riba tidak akan berhasil. Usaha tersebut akan mengalami banyak kesulitan bahkan kegagalan.

Firman Allah di surat Al-Baqarah ayat 276 menjelaskan bahwa Allah akan memusnahkan segala bentuk riba. Baik itu dengan memusnahkan seluruh harta hasil riba dari tangan sang pemilik ataupun dengan menghapus keberkahan harta hasil riba tersebut.

Dengan dihapusnya keberkahan dari harta, maka sang pemilik harta pun sama sekali  tidak mendapatkan manfaat dari harta tersebut. Pemilik harta riba juga  tak akan bahagia karena keberkahan dari harta tersebut telah diambil.

·           Berdampak pada perekonomian

Riba tidak akan membuat  perekonomian menjadi semakin baik tapi membuatnya semakin buruk. Sudah banyak kisah tentang riba ini.

Para pemilik usaha yang menggunakan uang riba sebagai modalnya, tak akan pernah mendapatkan kesuksesan. Kebanyakan mereka malah akan bangkrut dalam bisnisnya.

·           Membekukan hati

Riba dapat membekukan hati pelakunya. Banyak orang yang menjadi tamak, kikir, keras hati, dan menyembah harta karena riba.

·           Ibadah tidak diterima

Barang siapa yang memakan harta riba, maka makanan dan minuman dari harta riba tersebut akan mendarah daging dengan tubuh sehingga ibadahnya tidak akan diterima. Doanya juga tidak akan dikabulkan.

·           Melunturkan kasih sayang

Seorang rentenir tentu tak akan segan-segan mengambil harta orang yang berhutang. Mereka menjadi terlatih untuk tidak mempunyai rasa simpati dan kasih sayang pada sesama.

Maka barang siapa masih menggunakan harta riba, sebaiknya segeralah bertaubat dan berlepas diri darinya.

Harta riba tak akan membuat diri kita semakin bahagia, tapi membuat kita semakin sengsara.

Karena tak ada berkah di dalamnya, tak ada ketenangan di dalamnya. Sekaya apapun kita, jika harta tersebut diperoleh dari hasil riba, maka kita tak akan pernah merasa puas, tak akan pernah tenang, tak akan bahagia.

Pelaku riba tidak hanya dia yang meminjamkan uang saja, tapi juga orang yang meminjam uang, penulis transaksi riba, dan orang yang menyaksikannya.

Jika dalam keadaan terpepet butuh pinjaman uang, sebisa mungkin lakukan hutang tanpa riba. Anda sebaiknya meminjam uang pada keluarga atau teman saja, yang tidak ada bunganya. Jangan sampai terlibat transaksi riba.

Jika tidak ada keluarga atau teman yang dapat dimintai pertolongan, Anda harus menerimanya dan bersabar. Karena Allah pasti akan menolong orang yang berkeinginan menghindari riba.

Saat saya berkomitmen untuk menghindari riba, saya juga mencoba berkumpul dengan orang-orang yang sukses bangkit dari keterpurukan.

10. Bergaul dengan orang-orang yang sukses yang memiliki pengalaman bangkit dari banyak hutang

Bukan tanpa alasan saya berkumpul dengan orang-orang yang sukses yang memiliki pengalaman bangkit dari keterpurukan akan banyaknya hutang.

Saya berkumpul dengan mereka karena mereka memancarkan aura positif yang dapat membuat saya lebih bersemangat dalam menata kembali masalah-masalah yang saya hadapi.

Mereka juga memotivasi saya untuk tetap bertahan dalam menghadapi masalah saya. Mereka selalu berpikiran positif tentang semua kejadian yang telah dialami sehingga membuat saya juga berpikiran positif dan lebih tenang dalam mencari solusi banyak hutang yang sedang saya alami.

Nasehat dan jalan keluar yang mereka sarankan semuanya positif, jelas, dan tidak mengada-ada.

Berbeda jika kita berkumpul dengan orang yang sama-sama drop.

Saya dulu pernah melakukannya. Saat di awal-awal saya berkumpul dengan orang yang sama-sama sedang drop, niatnya agar bisa saling menguatkan dan berbagi tips untuk bisa bangkit.

Namun kenyataannya tak seperti itu. Saya malah banyak mendengar keluh kesah dari mereka. Saya pun tak mendapat banyak motivasi.

Dan ujung-ujungnya saya malah mendapatkan penawaran cara cepat melunasi hutang dalam satu hari dengan uang gaib, cari dana cepat untuk bayar hutang dengan uang limpahan soekarno, uang gaib ki kusumo, uang pulang pergi, uang MT, dan lain sebagainya.

Untuk itu sebaiknya bergaul lah dengan orang-orang sukses yang telah bangkit dari hutang. Mereka pasti mengusulkan jalan keluar yang bisa dinalar dan diterima.
Jalan keluar yang bisa diterima salah satunya yaitu dengan memanfaatkan dana yang tersisa.

11. Memanfaatkan dana yang tersisa

Saya akhirnya mencari bisnis apa saja yang bisa dilakukan dengan dana yang tersisa.

Dan pilihan saya jatuh pada bisnis online, yang meliputi dropship, blog, affiliate marketing, blog flipping, ads publishing, dan lain sebagainya. Bisnis tersebut modalnya cenderung minim.

Bagi Anda yang juga terjerat hutang bank dan tertarik di bisnis online, bisa juga mencoba hal yang sama seperti saya.

Memang awalnya sulit bagi yang belum pernah berkecimpung di dalamnya. Namun tenang saja, karena lama-kelamaan Anda akan terbiasa.

Solusi membayar hutang dengan cepat yang satu ini tidak terlalu beresiko. Dengan modal yang minim, jika Anda bisa konsisten Anda bisa mendapat keuntungan yang cukup menjanjikan.

Cara cari uang untuk bayar hutang melalui beberapa contoh bisnis online berikut bisa Anda coba.

·           Menjadi dropshipper

Dropshipper merupakan orang yang melakukan dropshipping.
Kerjanya yaitu dengan menjualkan barang pada pembeli tanpa harus memiliki stok produk.

Jadi yang mengirimkan produk ke pembeli adalah suplier nya. Kita hanya sebagai perantara.

Dropship ini termasuk mudah dilakukan karena tidak membutuhkan modal. Kita hanya perlu memasarkan produk suplier ke pelanggan.

Namun kelemahannya yaitu kita tidak mengetahui apakah produk tersebut bagus atau tidak. Jadi, sebelum memasarkan produk, sebaiknya membeli salah satu produk dari suplier terlebih dahulu untuk mengetahui kualitasnya.

·           Affiliate marketing

Affiliate marketing cara kerjanya yaitu dengan mempromosikan atau merekomendasikan produk orang lain pada calon pembeli.

Jika ada yang membeli produk tersebut, kita akan mendapatkan komisi. Bedanya dengan dropship adalah komunikasi dengan pembelinya.

Di dropship kita berkomunikasi langsung dengan pembeli, tapi di affiliate marketing tidak. Pembeli langsung berkomunikasi dengan penjual.

·           Publisher iklan

Penghasilan dari iklan ini didapat jika kita telah memiliki blog atau website. Jadi dari website yang dibuat, akan dipasang iklan.

Kita akan dapat uang dari setiap pengunjung website yang mengklik iklan.

Jumlah pengunjung website pun menjadi faktor penting dalam bisnis ini.

Cara membuat pengunjung banyak di website yaitu dengan membuat konten yang bagus dan berkualitas, serta melakukan share artikel agar banyak orang yang tertarik mengunjungi website.

Namun bagi Anda yang kesulitan membuat blog, kini banyak sekali situs jual beli blog dan website. Salah satunya situs ini www.jualbeliblog.com

Itu tadi tiga contoh bisnis online yang bisa Anda coba. Sebenarnya masih banyak bisnis online lainnya dan peluang bisnis di dunia online juga besar. Anda bisa baca bisnis online sebagai cara cepat melunasi hutang untuk mengetahui lebih lanjut.


Saya saat ini pun sangat bersyukur karena usaha yang saya lakukan membuahkan hasil. Dengan modal yang sedikit (dua jutaan), dalam tiga bulan saya sudah bisa mendapat untung minimal 20 juta per bulan, dan tentunya tanpa berhutang sama sekali.

Dari penjualan aset, dan hal-hal lain yang telah saya sebutkan di atas, saya akhirnya bisa melunasi hutang 10 miliar dalam sebulan. Saya sangat lega dan bersyukur pada Tuhan atas semua nikmatNya. Saya kini juga bertekad untuk menghindari yang namanya riba.

Jangan lupa juga untuk selalu berdoa pada Tuhan agar selalu dalam lindungan Nya dan mendapatkan jalan keluar terbaik dari masalah yang dimiliki. Yakinlah bahwa Tuhan selalu membersamai kita dan memberikan yang terbaik untuk kita.

Demikian tadi pengalaman saya tentang cara melunasi hutang 10 miliar dalam sebulan. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Pengalaman Cara Melunasi Hutang 10 Miliar dengan Cepat dalam Sebulan"

  1. Salam khusus untuk semua orang yang membaca ini sekarang!

    Saya ingin memulai dengan bersyukur kepada allah untuk karunia hidup.
    Nama saya Yusi Retnowati dan saya ingin berbagi cerita bagus tentang bagaimana Nyonya Ana Michael dari Guaranty Trust Loan membuat hidup saya manis.
    Saya sedang mengalami kesulitan keuangan untuk beberapa waktu dan saya harus boorow dari teman-teman saya karena saya berharap untuk membayar mereka kembali setelah menerima gaji saya.
    Dan saat itulah hidup saya berubah menjadi yang terburuk, saya dipecat dari pekerjaan dan saya kehilangan ayah saya pada bulan berikutnya. Setelah ayahku dimakamkan, teman-temanku mulai meminta uang mereka kembali.

    Saya sangat terpukul karena keluarga saya menderita dan saya tidak punya uang untuk membayar hutang saya. Jadi, saya memutuskan untuk pergi ke bank saya, BCA untuk meminta pinjaman tetapi saya ditolak pinjaman karena saya tidak punya pekerjaan. Jadi saya menjadi putus asa untuk mendapatkan uang untuk membayar hutang saya. Kemudian saya memutuskan untuk memeriksa situs web jika saya akan melihat pemberi pinjaman pribadi yang dapat saya pinjam. Sebenarnya, saya melihat begitu banyak cerita bagus secara online dan saya pikir hidup saya akan berubah untuk selamanya tetapi saat itu menjadi sangat buruk sehingga saya hampir mengambil hidup saya karena saya diminta untuk membayar begitu banyak biaya hanya untuk saya tidak menerima pinjaman .

    Tetapi ketika saya berpikir hidup saya sudah berakhir, saat itulah allah menggunakan teman saya yang saya temui di bank untuk membantu saya. Teman saya Pak Harun, saya menceritakan kisah saya kepadanya dan bagaimana saya dipecat dan pinjaman online yang tidak berhasil. Jadi, dia mengatakan kepada saya bahwa tidak perlu khawatir bahwa dia akan memperkenalkan saya kepada kreditur yang dapat diandalkan yang dia pinjam.

    Jadi, setelah dia memberi tahu saya bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari Guaranty Trust Loan, saya memutuskan untuk menghubungi informasi kontak dari Guaranty Trust Loan yang dia berikan kepada saya yaitu: anamichaelguarantytrustloans@gmail.com.

    Setelah itu proses persetujuan kredit saya selesai dan saya menerima surat persetujuan dari perusahaan yang menyatakan bahwa saya harus memberikan rincian bank saya. Saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa rekening bank saya dikreditkan dengan jumlah pinjaman yang saya minta.
    begitulah hidup saya berubah dan saya akan terus berbagi berita sehingga semua orang dapat melihat dan menghubungi perusahaan yang baik yang mengubah situasi saya.

    Anda dapat menghubungi Guaranty Trust Loan melalui email: anamichaelguarantytrustloans@gmail.com
    Anda juga dapat menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan saya atau Anda ingin bertanya kepada saya tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Ini email saya: yusiretnowati06@gmail.com

    Dan di bawah ini adalah detail akun saya yang dikreditkan pinjaman dari Guaranty Trust Loan,
    Nama Bank: Bank BCA

    Alamat bank: jln.dr.setiabudhi bandung

    Nama akun: Yusi Retnowati

    Nomor akun: 2330142840:

    Jenis akun: tahapan BCA

    Segera setelah saya membayar biaya dokumen, saya menerima pinjaman saya tanpa penundaan dan hari ini saya bebas secara finansial dan sekarang saya memiliki bisnis pribadi saya. terima kasih kepada Allah atas rahmatnya atas hidupku.

    ReplyDelete
  2. Halo semuanya
    Saya Fatimah dan hidup itu tidak mudah bagi saya dan keluarga saya dan saya telah kehilangan begitu banyak uang semua atas nama mendapatkan pinjaman tetapi Terima kasih Allah saya bertemu Nyonya Grace yang membantu saya dengan keluarga saya hari ini jadi hubungi dia jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman AT Gracemorganloancompany@gmail.com ..atau Anda dapat menghubungi saya untuk keterangan lebih lanjut AT Fatimahyulia171@gmail.com.

    Terima kasih

    ReplyDelete